Site icon Tim Penggerak PKK Kota Malang

Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Pertanian Perkotaan (Urban Farming) Tahun 2019

Malang – Kota malang sebagai kota pendidikan memiliki kepadatan penduduk yang kuat karena banyaknya mahasiswa yang berdomisili di kota malang. Sehingga menyebabkan banyaknya lahan yang sudah berubah menjadi bangunan, salah satunya rumah kos kosan. Sehingga ketersediaan lahan yang terbatas, maka urban farming dipilih sebagai program unggulan untuk menstabilkan angka inflasi. Kota malang juga sebagai kota wisata dan tujuan pendidikan dengan perkembangan yang cukup pesat akan berdampak pada tingginya permintaan komoditi pangan dibanding kota lain di indonesia.

Karena kota malang sebagai kota terbesar kedua di jawa timur tidak memiliki lahan pertanian yang luas, maka dibutuhkan berbagai inovasi dalam mengantisipasi hal tersebut. Dengan keterbatasan lahan pertanian TP PKK Kota Malang menginisiasi masyarakatnya untuk berusaha semaksimal mungkin mengupayakan pekarangan dan halaman rumah serta teras rumah untuk dimanfaatkan sebagai kebun bersih dengan system tanam melalui polibag, vertical garden, ataupun menggunakan daur ulang sampah kering yang dimanfaatkan sebagi media tanam.

“Kalau kita serius, (urban farming) tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan pangan dan meningkatkan pendapatan masyarakat saja, akan tetapi juga menjadikan lingkungan Kota Malang semakin hijau dan sehat. Sekaligus merupakan wisata edukasi untuk masyarakat perkotaan untuk mencintai bercocok tanam sehingga, masyarakat mendapat ketersediaan sayuran sebagai sumber nutrisi sehat, mengurangi impor sayuran, menghijaukan lingkungan, dan membantu mengurangi dampak pemanasan global.” – tutur Hj. Widayati Sutiaji selaku Ketua TP PKK Kota Malang.

Manfaat secara tidak langsung dari kegiatan urban farming ini adalah bisa meningkatkan kesehatan tubuh dan mental. Berkebun dapat membuat tubuh kita terlatih secara fisik. Melatih mental atau kesabaran dilakukan saat merawat tanaman, disiplin untuk memberikan perlakuan yang tepat. Dan berlapang dada jika ada tanaman yang rusak atau mati. Imbuhnya dalam sambutan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Pertanian Perkotaan (Urban Farming) Tahun 2019 di Kartini Imperial Building, Senin (15 Juli 2019).

#pkk
#pkkkotamalang
#malangkota
#malangbermartabat
#pkkarema
#arema
#hatinyapkk
#urbanfarming
#urbanfarmingkotamalang

Exit mobile version